" BG:gerak sensor wiimote oleh militer Amerika Serikat dipakai untuk mengoperasikan robot penjinak bom.klik http://116.90.163.138/content/BatleBots.jar "
Saat itu juga langsung nyalain laptop dan colok modem, langsung deh minta bantuin mbah "google". tanpa pikir panjang saya langsung ketik di search nya mbah google. Saya ketik sama persis apa isi sms nya. Namun, tidak ada juga yang saya cari, saya coba cari dingan key lain. "Cara UNREG SMS Content 9779" tapi ga ada juga informasinya. Akhirnya saya berpikir mending coba di UNREG aja ke nomor yang mengirim SMS Content ke nomor yang bersangkutan.Dalam hal ini 9779 lah yang mengirim SMS Content ke nomor si mamah. Kasihan....pulsa nya terpotong terus setiap harinya.
Setelah saya coba kirim UNREG ke 9779 ternyata tidak ada reply sms dari pihak yang bersangkutan. Mungkin sedang di verifikasi, itu yang ada di benak saya. hahahahahha....
Dari kejadian ini Saya menyimpulkan bahwa masyarakat belum mengetahui bahwa sms-sms seperti itu bukan dikirimkan oleh operator. Tapi, operator bekerja sama dengan content provider untuk menyediakan aneka kuis, tips, cerita, joke dan lain sebagainya. Inilah yang disebut sebagai sms premium sehingga harganya pun jauh lebih tinggi daripada sms normal. Dengan demikian pihak operator seperti Indosat, Telkomsel, Telkom, XL dan lain-lain seringkali bukanlah penyelenggara sms premium itu.
Nah, untuk setiap sms yang dikirimkan oleh content provider itu ke pengguna handphone, maka pulsa akan berkurang.Biasanya, untuk mendapatkan content itu pengguna harus melakukan registrasi atau pendaftaran. Tentu saja registrasi ini juga dilakukan via sms.
Disinilah oknum content provider juga ada yang melakukan kecurangan seperti yang dialami oleh mamah ku. Mamah tidak merasa berlangganan, tapi sms premium tetap mengalir dan pulsanya terus tersedot.
Yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana cara menghentikan mengalirnya sms itu?
Nah, di sinilah terlihat tidak ada keseragaman pada masing-masing content provider. Ada yang caranya dengan me-reply sms itu dengan mengetikkan “UNSUB” (maksudnya adalah unsubcribe atau tidak lagi berlangganan). Ada pula yang mengharuskan pengguna mereply sms itu dengan mengetikkan “UNREG” (atau unregistered atau tidak terdaftar lagi sebagai pelanggan). Bahkan ada juga yang cukup membalas sms dengan kata “STOP” atau berhenti berlangganan. Ketidaksergaman ini tentu saja membingungkan konsumen. Atau, jangan-jangan content provider memang sengaja membuat konsumen bingung sehingga mereka kesulitan untuk melakukan unsubscribing?
Mohon pihak terkait tolong diperhatikan juga hak-hak konsumen. Jangan hanya mementingkan hak kalian saja.
Saran untuk konsumen berhati-hati lah dan cermat lah jika ada sms-sms content dari provider. Karena jangan sampai Anda dirugikan oleh oknum-oknum content provider tersebut.





One Response to "SMS Content Penyedot Pulsa"